Menjadi Remaja Pelopor Pencegahan Kekerasan, Bullying, dan Pelecehan Seksual

March 2, 2021 by Admin Artikel12
B8.jpg

Halo gaes, ga terasa ya pandemic covid-19 sudah 1 tahun berjalan, kalian bagaimana kabarnya sekarang? Semoga tetap sehat-sehat yaa. Walaupun saat ini pemerintah masih mewajibkan kita beraktivitas di rumah, namun ternyata kasus kekerasan masih aja lho sering terjadi.

Wah kok bisa sih? Iya, karena perilaku kekerasan, bullying, maupun pelecehan seksual itu pelaku maupun korbannya bisa siapa saja, termasuk diri kita sendiri maupun keluarga di rumah. Nah, yuk kita simak materi tentang kekerasan, bullying, dan pelecehan seksual berikut ini. Oh iya, materi ini pernah disampaikan juga lho dalam acara webinar online SERU GAES yang diadakan Jumat, 19 Februari 2021 lalu.

Kakak punya tebak-tebakan nih, menurut kamu, ada berapa sih jenis tipe-tipe kekerasan yang kamu ketahui? Hayo sebutkan 😀

  • Psikis : Meremehkan, mencemarkan, mengancam, mengejek, menertawakan, membentak, melabel (bodoh, malas, nakal), memojokkan, perlakuan kasar
  • Fisik : Mencubit, memukul, manjambak, menendang, menampar, melukai, tawuran
  • Seksual : Eksploitasi seksual dalam prostitusi atau pornografi, pemaksaan anak untuk melihat kegiatan seksual , memperlihatkan kemaluan kepada anak, stimulasi seksual, perabaan, memaksa anak untuk memegang kemaluan orang lain, menghisap, hubungan seksual (incest, perkosaan dan sodomi).
  • Penelantaran : Ekspoitasi anak, perdagangan anak, pengabaian terhadap anak
  • Bullying : Perbuatan negatif atau agresif yang mengintimidasi anak yang lebih lemah, merampas uang jajan/barang, mengancam dengan menggunakan surat kaleng/pesan singkat

Sadarkah Kamu?

Kita semua berpotensi menjadi pelaku maupun korban bullying. Kok bisaaa?

Ternyata kalimat-kalimat seperti ini ““Aku kan cuma bercanda sm kamu kak”, “masa anak cowo nangis sih dikatain begitu aja?”, “ah kamu cemen” itu bisa membuat seseorang menjadi sakit hati dan tidak nyaman lhooo.. ketidaknyamanan itu merupakan tanda bahwa sikap kita ada yang tidak tepat dan perlu diperbaiki.

Nah selain dari bullying, kita harus waspada dan mencegah terjadinya pelecehan seksual (sexual harassment). Maksudnya gimana sih kak?

Jadi pelecehan itu = menghina, memandang rendah, mengabaikan hingga melakukan perilaku yang didasari hasrat sexual tanpa persetujuan secara explisit kepada korban (Psychology Today, 2017).

Nah dari berbagai informasi menyebutkan bahwa korban pelecehan seksual juga dapat terjadi pada pria. Jadi bagi kamu laki-laki juga perlu berhati-hati dan menjaga diri yaa.

Pelecehan seksual itu juga ada banyak macamnya nih :

  • Pelecehan seksual secara fisik, yaitu jenis kontak fisik yg tidak diinginkan oleh korban : sentuhan, serangan, percobaan pemerkosaan, & pelanggaran terhadap ruang pribadi korban.
  • Pelecehan seksual verbal, yaitu komentar, ejekan, lelucon, perkataan tersirat, serta pertanyaan mengenai kehidupan seksual korban.
  • Pelecehan seksual nonverbal, menunjukkan bahasa tubuh bernuansa seksual, siulan, atau menampilkan gambar-gambar seksual yang tidak diinginkan korban.
  • Quid pro quo, yaitu jenis pelecehan ini terjadi ketika pihak lainnya memengaruhi orang lain untuk melakukan pelecehan seksual, baik secara sadar maupun tidak.

Kira-kira apa aja sih dampaknya kalau terjadi kekerasan / bullying / pelecehan seksual pada seseorang?

  • Luka-luka atau muncul masalah medis yang serius
  • Mengalami depresi / kecemasan / ketegangan
  • Stres, enggan berkegiatan
  • Pikiran kacau, merasa tidak ada harapan / merasa tidak berdaya
  • Gangguan / masalah mental-emosional, bunuh diri dan/atau membunuh orang lain
  • Berpotensi menjadi pelaku di masa mendatang

Terus gimana dong caranya supaya kita terhindar dari pelecehan seksual?

  • Menghindari pulang larut malam dan sendirian
  • Menolak ajakan-ajakan yang dirasa kurang tepat
  • Tidak memberikan data-data pribadi (alamat rumah, nomor telp, nama keluarga, foto pribadi, KTP, dll) kepada orang tidak dikenal atau memposting di sosial media

Kalau hal itu terjadi pada kita, lantas apa yang perlu dilakukan kak?

  • Mengatakan tidak dengan tegas Berani mengatakan tidak. Tolak semua ajakan dan rayuan dengan tegas.  Apabila kamu merasa bahwa pelaku lebih tua dapat mengatakan dengan tegas dan sopan. Sesuaikan dengan situasi.
  • Melaporkan kepada Pihak lain Segeralah melapor kepada orang yang Kamu percaya, guru/dosen pembimbing akademik atau siapa pun yang memiliki kuasa untuk menghentikan perbuatan pelaku.
  • Mencari bantuan dari teman Carilah orang yang bisa dipercaya untuk menceritakan detail terjadinya pelecehan. Mereka dapat membantu sebagai saksi, terutama jika teman kamu juga pernah mengalami pelecehan serupa.
  • Jangan hanya berdiam diri. Beranilah untuk mengungkapkan. Speak Up! Apabila sudah terjadi pelecehan seksual terhadap diri Kamu, maka berusaha untuk selalu berpikir positif, mengerjakan hal-hal yang menarik dan menatap masa depan dengan optimis agar trauma tersebut tidak membayangi. Berdiam diri dan mengabaikan SH bukan solusi.

 Kalau hal itu terjadi pada orang lain di sekitar kita, lantas apa yang perlu dilakukan kak?

  1. Direct (Menghentikan Langsung)

Kamu bisa berusaha menghentikan secara langsung. Dalam hal ini, Kamu dapat memisahkan pelaku dan korban.

  1. Distract (Mengalihkan)

Ketika Kamu melihat kejadian pelecehan atau kekerasan, Kamu dapat berusaha mengalihkan perhatian pelaku atau korban. Kamu bisa mendekati korban dengan berpura-pura bertanya. Sebagai contoh, “Permisi, saya mau tanya jalan.” Setidaknya memastikan pelaku tahu korban tidak sendirian.

  1. Documenting (Mengabadikan kejadian)

Merekam atau mendokumentasikan peristiwa menjadi langkah yang bisa diambil oleh saksi pelecehan atau kekerasan. Hasil dari rekaman, foto, atau dokumen suara tersebut dapat menjadi bukti penting ketika sang korban atau saksi melaporkan kejadian tak menyenangkan itu ke pihak berwajib.

  1. Delegating (Mendelegasikan kepada pihak yang punya otoritas)

Lapor ke guru/orang tua/polisi/orang dewasa di sekitar kamu

  1. Delay (Menanyakan kondisi korban)

Tak sedikit korban dari pelecehan atau kekerasan seksual mengalami trauma. Jika melihat kejadian tersebut Kamu dapat bertanya, “Apakah Kamu baik-baik saja?”. Yuk lebih peduli pada orang-orang di sekitar kita.

Kamu dapat memilih setidaknya satu atau dua Langkah. Namun perlu perhatikan keselamatan diri kamu juga yaa

Be kind, because everyone is fighting a hard battle. Be Kind! ?

 

Pemateri : Rami Busyra Ikram, M.Psi., Psi

Sumber literatur :

  1. (2019). Ending the Silence Sexual Harrasment

Rathus, S. A., Nevid, J. S. & Fichner-Rathus, L. (2011). Human sexuality in a world of diversity (8th). Boston: Pearson


12 comments

  • zoritoler imol

    April 30, 2024 at 2:24 am

    you are in reality a excellent webmaster. The website loading velocity is amazing. It seems that you’re doing any distinctive trick. Also, The contents are masterwork. you have performed a magnificent process on this topic!

    Reply

  • Sight Care reviews

    May 24, 2024 at 2:01 am

    It’s really a cool and helpful piece of info. I am glad that you shared this useful info with us. Please keep us up to date like this. Thanks for sharing.

    Reply

  • Pronerve6

    May 25, 2024 at 10:32 am

    Hey very nice site!! Man .. Beautiful .. Amazing .. I’ll bookmark your blog and take the feeds also…I am happy to find so many useful info here in the post, we need develop more techniques in this regard, thanks for sharing. . . . . .

    Reply

  • Pronerve 6

    May 27, 2024 at 12:13 pm

    I got what you mean , appreciate it for posting.Woh I am delighted to find this website through google. “Delay is preferable to error.” by Thomas Jefferson.

    Reply

  • Sumatra slim belly tonic reviews

    May 27, 2024 at 5:46 pm

    I have not checked in here for some time since I thought it was getting boring, but the last few posts are great quality so I guess I¦ll add you back to my daily bloglist. You deserve it my friend 🙂

    Reply

  • leanbiome reviews

    May 28, 2024 at 5:33 am

    What Is LeanBiome? LeanBiome, a new weight loss solution, includes beneficial strains of gut bacteria that work fast for weight loss.

    Reply

  • zoritoler imol

    May 30, 2024 at 6:58 pm

    I am extremely impressed along with your writing talents and also with the format in your blog. Is this a paid topic or did you customize it your self? Anyway keep up the excellent quality writing, it’s uncommon to peer a great weblog like this one today..

    Reply

  • serolean

    June 3, 2024 at 12:25 am

    hello!,I like your writing very a lot! proportion we keep up a correspondence more about your post on AOL? I need an expert on this house to resolve my problem. May be that is you! Looking ahead to look you.

    Reply

  • Javaburn review

    June 5, 2024 at 2:39 am

    Hello There. I discovered your weblog using msn. That is a really well written article. I’ll make sure to bookmark it and return to read extra of your helpful info. Thanks for the post. I will certainly comeback.

    Reply

  • Fitspresso

    June 8, 2024 at 1:44 pm

    Hi there very cool web site!! Guy .. Excellent .. Amazing .. I will bookmark your web site and take the feeds additionally…I am happy to find numerous useful information here within the publish, we want work out extra strategies in this regard, thank you for sharing. . . . . .

    Reply

  • fitspresso

    June 11, 2024 at 8:44 pm

    What Is FitSpresso? FitSpresso is a dietary supplement that is made to support healthy fat-burning in the body

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


logo-long

Alo Gaes merupakan media komunikasi yang berisi info-info kesehatan remaja, mulai dari isu pubertas, gizi, hingga kesehatan mental. Alo Gaes juga bisa lho sebagai sarana kamu berkonsultasi singkat atau tanya-tanya soal kesehatan fisik maupun mental dari ahlinya langsung. Kami juga terbuka untuk kamu-kamu yang mau kirim artikel atau hasil karya lain lho.

Konten Terbaru

Selamat datang di Puskesmas Kembangan. Fitur chat ini khusus curhat online remaja
//
Dokter Umum
Kak Wanda
//
Bidan
Kak Ita
//
Ahli Gizi
Kak Desi
//
Dokter Umum
Kak Agnes
//
Dokter Umum
Kak Micca
//
Perawat
Kak Dadang
//
Apoteker
Kak Priska
//
Psikolog
Kak Ros
//
Jak-GO (Jaringan Konsultasi Gigi Online)
Pelayanan Gigi
//
Call Center
Call Center
WhatsApp